Bahkan kalau kita melihat kitab suci agama Buddha yaitu Tripitaka, terdapat surga sebanyak 26 tingkat! Jadi, kalau kita sudah siap, boleh langsung ‘berangkat’ ke surga. Memang, seseorang berangkat ke surga tidak bisa ditentukan sebelumnya, tidak tergantung umur. Orang dapat meninggal walau usia masih muda, tanpa harus menunggu usia tua Berikut keutamaan jujur menurut islam : 1. Jalan ke Surga. Jujur membawa manfaat bukan hanya di dunia, tetapi juga menjadi jalan yang mengantarkan seseorang menuju ke surga. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist : “sesungguhnya kejujuran akan menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu akan mengantarkan ke Artinya, pahala berbakti itu sangat besar hingga bisa mengantarkan si anak masuk surga. Jika itu disia-siakan, maka dia harus berurusan dengan amalnya sendiri yang terbatas. Berbahagialah anda yang ketunggon orang tua. Punya orang tua, sehingga punya kesempatan besar untuk masuk surga lantaran mereka. Kota Bandung ibarat satu paket surga kecil yang jatuh ke bumi. Lanskap alam Bandung amat memukau. Mata memandang ke mana pun, pasti menemukan gurat keindahan. Jika tidak percaya, Anda bisa membuktikannya dengan mengunjungi tempat wisata ini. Pesona Tanpa Batas di Kawah Putih Ciwidey. Kawah Putih Ciwidey, danau putih kehijauan yang dikelilingi Jujur Membawa ke Surga. Salah satu akhlak menonjol dari Rasulullah SAW adalah shidiq (jujur). Shidiq berarti benar atau jujur. Antonim shidiq adalah kizb (dusta, bohong). Akhlak jujur seperti Rasulullah tersebut wajib dimiliki juga oleh setiap muslim dan muslimah di mana dan kapanpun berada. Seorang muslim dituntut selalu berada dalam keadaan Dari Abi Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang berkata tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Aku adalah utusan Allah, tanpa perasaan ragu, kecuali dia masuk surga.”. Dari Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang menemuiku di balik dinding ini dengan bersaksi tidak ada tuhan selain Dari Abdullah Jabir bin Abdillah Al-Anshari r.a. bahwasanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw.: “Bagaimana pendapatmu jika aku melaksanakan shalat-shalat fardhu, berpuasa di bulan ramadhan, menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram serta aku tidak menambah dengan sesuatu apapun selain itu, apakah (dengan hal tersebut) bisa menjadikan aku masuk surga?” Rasulullah Jika tidak, seluruh umat manusia tidak akan pernah bisa mengikuti sesamanya atau masuk ke tempat perhentian terakhir. Inilah satu-satunya jalan agar manusia bisa masuk ke tempat perhentian.” Catatan Editor. Setelah membaca ayat Alkitab tentang surga dan firman Tuhan terkait, Anda telah melihat kehidupan yang indah di kerajaan surga. Alkitab melalui Ibrani 9:27 menjelaskan bahwa semua manusia ditetapkan mati hanya satu kali saja, namun sesudah itu akan dihakimi. Mereka yang telah dibenarkan akan hidup kekal di surga, tetapi orang-orang yang tidak percaya akan masuk ke dalam hukuman kekal, atau neraka, yang dicatat di Matius 25:46. Diterangkan pula dalam hadist lain bahwa Allah SWT akan memudahkan jalan ke surga bagi orang yang menuntut ilmu. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) oRhX.