Setelahmendapat bantuan dari Van' Hoff dan Ostwald pada tahun 1887 diterbitkan karangannya mengenai asam basa. Akhirnya dunia mengakui teori Arrhenius pada tahun 1903 dengan hadiah nobel untuk ilmu pengetahuan. Sampai sekarang teori Arrhenius masih tetap berguna meskipun hal tersebut merupakan model paling sederhana. Bagiantertentu pada tabel periodik dapat dirujuk sebagai blok sesuai dengan urutan pengisian kulit elektron unsur-unsurnya. Masing-masing blok diberi nama sesuai dengan sub kulit tempat elektron terakhir berada.[52][n 1] Blok-s terdiri dari dua golongan pertama (logam alkali dan alkalil tanah) ditambah hidrogen dan helium. Dalamreaksi lota+ini CN-(aq)+H 2 O(1) HCN(a 9 )+ OH H-(a 9) CN berlaku sebagai basa , Sesuai dengan d teori -.. A. Arhenius. D. Bronsted - Lowry dan Lewis B. Bronstad - Lowry. E. Arrhenius, Bronsted -L0wy C. Lewis. ,dan Lewis. 3 Dalam reakfi 2 NH3 NHyt ++N NH2 maka pernyataan benar adalah --. hanya sebagai asam Bronsted -Low ry. BAcya. . n. g TeoriAsam Basa Bronsted-Lowry. Dikemukakan oleh 2 orang yaitu Johannes Bronsted di Kopenhagen (Denmark) dan Thomas Lowry di London (Inggris) pada tahun 1923. Asam adalah suatu zat (molekul/ion) yang memberikan H+ (proton) kepada suatu basa atau donor proton. Basa adalah suatu zat (molekul/ion) yang menerima H+ (proton) dari suatu asam atau Dalampersamaan reaksi: CN- + H2O ⇄ HCN + OH- ion sianida (CN-) dapat berlaku sebagai basa, jika digunakan teori asam basa dari Teoriteori Asam Basa Menurut Para Ahli. Para ahli mengemukakan pendapatnya mengenai teori asam basa. Setiap ahli memiliki pandangan yang berbeda, sehingga menciptakan teori-teori asam basa. Berikut beberapa teori asam basa menurut para ahli. Kimia Dasar 2 Ed 3: Raymond Chang. 1. Konsentrasilarutan HCl yang diperoleh dengan mencampurkan 150 mL HCl0,2 M dengan 100 mL HCl adalah . answer choices . 0,3 M. 0,2. 0,1. CN - + H2O .> HCN + OH - CN- berlaku sebagai basa, sesuai dengan teori . answer choices . Arrhenius. Bronsted-Lowry. Lewis. Bronsted-Lowry dan Lewis. Tags: Question 8 . SURVEY . Ciridari pasangan asam basa konjugasi yaitu senyawanya yang mirip dan hanya berselisih satu ion . Nama konjugasi dituliskan untuk senyawa di ruas kanan tanda panah pada persamaan reaksi. Dengan demikian, pada persamaan reaksi tersebut : Dengan demikian, berlaku sebagai basa sesuai dengan teori asam basa dari Bronsted-Lowry. Sesuaidengan pengertian senyawa basa menurut bronsted lowry, NH3 bersifat basa karena bertindak sebagai akseptor proton/H+. Soal 5 Jawaban soal ini cukup jelas karena sudah disebutkan juga pada pembahasan soal sebelumnya bahwa senyawa basa menurut bronsted-lowry adalah senyawa yang bertindak sebagai akseptor proton/H+. Senyawaasam dan senyawa basa sudah dikenal secara luas oleh masyarakat. Teori asam basa sudah diteliti oleh para ahli sejak ratusan tahun yang lalu, namun tidak ada definisi yang dapat menjelaskan dengan sempurna mengenai kedua konotasi tersebut.. Pada pembahasan Burhan kali ini, Burhan akan membahas mengenai teori asam basa dari perkembangan, sifat yang dimiliki oleh kedua senyawa tersebut 0Drq. 100% found this document useful 2 votes5K views18 pagesOriginal Titlesoal asam basaCopyrightΒ© Β© All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 2 votes5K views18 pagesSoal Asam BasaOriginal Titlesoal asam basaJump to Page You are on page 1of 18 1. Soal 1 Menurut Arrhenius H2O bersifat netral karena.. . . A. Bersifat nonpolar B. H2O tidak berwarna C. Merupakan pelarut universal D. Molekul H2O tidak mudah terurai E. Menghasilkan ion H+ dan OH- yang sama banyak. Jawaban E 2. Asam basa dari reaksi berikut yang tidak dapat dijelaskan dengan teori Arrhenius adalah . . . . . A. HNO2 ==> H+ + NO2- B. NaOH ==> Na+ + OH- C. CaOH2 ==> Ca2+ + 2OH- D. H3PO4 ==> 3H+ + PO43- E. HCl + KOH ==> KCl + H2O Jawabab E 3. Diketahui rekasi berikut HNO3 + CH3COOH CH3COOH2+ + NO3- Pasangan yang merupakan asam basa konjugasi adalah . . . . A. CH3COOH dan CH3COOH2+ B. HNO3 dan CH3COOH2+ C. CH3COOH dan HNO3 D. NO3- dan CH3COOH2+ E. CH3COOH dan NO3- Jawaban A 4. Ikatan antara boron trriflurida dengan amonia merupakan ikatan kovalen. Boron trifuorida sebagai asam karena menerima pasangan elektron. Teori tersebut dikemukakan oleh . . . . A. Lowry B. Lewis C. Dalton D. Arrhenius E. Bronsted Jawaban B 5. Diantara bahan baku berikut yang dapat digunakan sebagai indikaor alami asam basa adalah . . . A. Asam sitr B. Asam malat C. Asam tanat D. Asam butirat E. Asam tartarat Jawaban A 6. Cara paling tepat untuk membuktikan bahwa larutan natrium hidroksida bersifat basa adalah . . . . A. Mencicipinya, apabila terasa pahit berarti basa B. Mencampur dengan cuka, apabila terbentuk gelembung berarti basa C. Menguji dengan kertas lakmus merah, jika berubah warna jadi biru berarti basa D. Mencampur dengan air jeruk nipis, apabila terbentuk garam dapur berarti basa E. Menguji dengan kertas lakmus biru , apabila berubah jadi warna merah berarti basa. Jawaban C 7. Jika larutan X ditetteakan pada kertas indikator universal dan kertas indikator universal menunjukkan perubahan warna ungu tua maka larutan X bersifat . . . . A. Asam lemah B. Basa lemah C. Adam kuat D. Basa kuat E. Netral Jawaban D 8. Di antara pernyataan berikut, yang kurang tepat tentang asam adalah ... . A. mempunyai rasa asam B. tergolong elektrolit kuat C. korosif D. dapat menetralkan basa E. mempunyai p H lebih kecil dari 7 Jawaban B 1. Di antara pernyataan berikut, yang kurang tepat tentang asam adalah ... . A. mempunyai rasa asam B. tergolong elektrolit kuat C. korosif D. dapat menetralkan basa E. mempunyai p H lebih kecil dari 7 Jawaban B Pembahasan Karena tidak semua asam adalah asam kuat dan tidak semua asam terionisasi sempurna. 2. Di antara kelompok asam berikut, yang bervalensi dua adalah … . A. asam nitrat, asam cuka, dan asam fosfat B. asam sulfit, asam karbonat, dan asam asetat C. asam nitrat, asam klorida, dan asam sulfat D. asam sulfat, asam sulfida, dan asam karbonat E. asam sulfat, asam fosfat, dan asam nitrat Jawaban D 3. Konsentrasi ion hidrogen dalam larutan yang p H-nya = 3 – log 2 adalah … . A. 2 Γ— 10 – 2 M D. 0,0001 M B. 3 Γ— 10 – 3 M E. 0,003 M C. 2 Γ— 10 – 3 M Jawaban C Pembahasan Dik pH = 3 – log 2 Dit [ H + ]...? Dij pH = 3 - log 2 pH = -log -3 [H + ] = -3 Larutan Lakmus merah Lakmus biru 1 Merah Merah 2 Biru Biru 3 Merah Merah 4 Merah Biru 5 Biru Biru 6 Merah Merah 4. Hasil percobaan warna lakmus dalam larutan sebagai berikut. Berdasarkan data di atas, maka larutan yang bersifat asam adalah … . A. 3, 5, dan 6 D. 1, 3, dan 6 B. 3, 4, dan 6 E. 1, 2, dan 6 C. 2, 4, dan 6 Jawaban D Pembahasan Warna lakmus jika diberikan larutan berupa asam maka lakmus merah akan tetap merah dan lakmus biru akan berubah menjadi warna merah. 5. Jika p H larutan 0,01 M suatu asam lemah HA adalah 3,5 maka tetapan asam K a adalah … . A. 1 Γ— 10 – 3 D. 1 Γ— 10 – 7 B. 2 Γ— 10 – 3 E. 1 Γ— 10 – 8 C. 1 Γ— 10 – 5 Jawaban C Pembahasan Dik pH HA = 3,5 M HA = 0,01 M Dit K a ? Dij Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Berikut ini pembahasan 20 butir soal pilihan ganda pokok bahasan di Kimia Kelas-11 Larutan Asam dan Basa. Sumber soal Buku Sekolah Elektronik BSE Kimia 2 Untuk SMA/MA Kelas XI oleh Budi Utami dkk, diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Depdiknas 2009 pada halaman 174-177. Untuk pembahasan soal bentuk uraian sebanyak 10 soal sila klik di sini. Soal-1. Di antara pernyataan berikut, yang kurang tepat tentang asam adalah ..... A. mempunyai rasa asam B. tergolong elektrolit kuat C. korosif D. dapat menetralkan basa E. mempunyai pH lebih kecil dari 7 Soal-2. Di antara kelompok asam berikut, yang bervalensi dua adalah ..... A. asam nitrat, asam cuka, dan asam fosfat B. asam sulfit, asam karbonat, dan asam asetat C. asam nitrat, asam klorida, dan asam sulfat D. asam sulfat, asam sulfida, dan asam karbonat E. asam sulfat, asam fosfat, dan asam nitrat Soal-3. Konsentrasi ion hidrogen dalam larutan yang pH-nya = 3 – log 2 adalah ..... A. 2 Γ— 10–2 M B. 3 Γ— 10–3 M C. 2 Γ— 10–3M D. 0,0001 M E. 0,003 M Soal-4. Hasil percobaan warna lakmus dalam larutan sebagai berikut. Berdasarkan data di atas, maka larutan yang bersifat asam adalah ..... A. 3, 5, dan 6 B. 3, 4, dan 6 C. 2, 4, dan 6 D. 1, 3, dan 6 E. 1, 2, dan 6 Soal-5. Jika pH larutan 0,01 M suatu asam lemah HA adalah 3,5, maka tetapan asam Ka adalah ..... A. 1 Γ— 10–3 B. 2 Γ— 10–3 C. 1 Γ— 10–5 D. 1 Γ— 10–7 E. 1 Γ— 10–8 Soal-6. Jika 10 mL larutan NaOH 0,1 M diencerkan sampai volume mL, maka pH larutan yang terjadi adalah ..... A. turun 2 B. naik 2 C. turun 1 D. naik 1 E. tetap Soal-7. Besarnya pH larutan 0,74 gram CaOH2 Ar Ca = 40, O = 16, dan H = 1 dalam 500 mL larutan adalah ..... A. 2 – log 4 B. 2 + log 4 C. 11 + log 4 D. 12 – log 4 E. 12 + log 4 Soal-8. pH larutan asam etanoat 0,2 M Ka = 2 Γ— 10–5 adalah ..... A. 3 – log 2 B. 1 – log 2 C. 4 – log 4 D. 2 – log 2 E. 5 – log 2 Soal-9. Jika larutan asam asetat mempunyai pH = 3 dan Ka = 10–5 Mr = 60, maka jumlah asam asetat dalam 1 liter larutan asam asetat sebesar ..... A. 0,6 gram B. 0,3 gram C. 6 gram D. 3 gram E. 60 gram Soal-10. Suatu larutan harga pH-nya sebesar 1. Massa NaOH Mr = 40 yang harus ditambahkan pada satu liter larutan agar pH-nya naik menjadi 3 penambahan volume diabaikan adalah .... A. 0,04 gram B. 0,40 gram C. 3,96 gram D. 4,0 gram E. 7,96 gram Soal-11. Harga pH suatu larutan adalah x. Bila larutan tersebut diencerkan hingga volumenya kali volume semula, maka pH larutan menjadi 6. Besarnya x adalah ..... A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 Jawaban yang tepat C. Soal-12. Istilah penetralan ada kaitannya dengan ..... A. reaksi antara asam dengan basa B. penggunaan pipet untuk menambahkan asam atau basa ke dalam suatu wadah C. reaksi antara ion hidrogen dengan air D. pengambilan zat terlarut dari suatu larutan E. reaksi antara ion hidrogen dengan ion hidroksida Soal-13. Pada reaksi HCl + H2O β‡Œ H3O+ + Cl–, pasangan yang merupakan asam adalah ..... A. HCl dan Cl– B. H2O dan H3O+ C. HCl dan H3O+ D. H3O+ dan Cl– E. H2O dan Cl– Soal-14. Menurut teori asam-basa Bronsted-Lowry, H2O akan bersifat ..... A. asam terhadap NH3 B. asam terhadap HCl C. asam terhadap CH3COOH D. basa terhadap NH3 E. asam terhadap H2S Soal-15. Konsentrasi larutan HCl yang diperoleh dengan mencampurkan 150 mL HCl 0,2 M dengan 100 mL HCl 0,3 M adalah ..... A. 0,2 M B. 0,24 M C. 0,30 M D. 0,5 M E. 0,60 M Soal-16. Sebanyak 40 mL larutan CH3COOH tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,15 M. Konsentrasi larutan CH3COOH itu adalah ..... A. 0,075 M B. 0,05 M C. 0,4 M D. 0,45 M E. 0,75 M Soal-17. Pada penetapan kadar larutan CH3COOH dengan larutan NaOH sebaiknya menggunakan indikator ..... A. fenolftalein trayek pH 8,3 – 10,0 B. metil merah trayek pH 4,2 – 6,3 C. alizarin kuning trayek pH 10,1–12,0 D. metil oranye trayek pH 2,9 – 4,0 E. fenolftalein atau metil merah Soal-18. Satu gram masing-masing logam berikut dilarutkan dalam asam sulfat encer. Logam yang menghasilkan gas hidrogen terbanyak adalah ..... A. Al Ar = 27 B. Zn Ar = 65 C. Mg Ar = 24 D. Na Ar = 23 E. Fe Ar = 56 Soal-19. Di antara spesi berikut, yang tidak mungkin berlaku sebagai asam Bronsted-Lowryadalah ..... A. NH4+ B. H2O C. HCO3– D. CO32– E. H2CO3 Soal-20. Dalam persamaan reaksi CN– + H2O β†’ HCN + OH– CN– berlaku sebagai basa, sesuai dengan teori ..... A. Arrhenius B. Bronsted-Lowry C. Lewis D. Bronsted-Lowry dan Lewis E. Arrhenius, Bronsted-Lowry, dan Lewis KSJSS.