skenariodrama roro jonggrang NASKAH DRAMA CANDI PRAMBANAN ALKISAH . b Pada jaman dahulu kala ada sebuah karajaan yang damai , nyaman dan penduduknya yang ramah . b Kerajaan itu dipimpin oleh Prabu Baka yang adil. b Memiliki putri yang cantik, angun dan penyayang. b Yang bernama Roro jonggrang.
RoroJonggrang melihat dua orang sedang berlari menjauhi kerajaan prambanan. Namun ia hanya melihat samar-samar punggung orang itu. Adegan IV (Kerajaan Prambanan) Setelah kematian Ratu Prambanan, Roro Jonggrang merasa kesepian dan menjadi pemimpin di kerajaan Prambanan. Dan suatu hari, Bandung Bandowoso melewati Kerajaan Prambanan.
Ingatdengan naskah drama Roro Jonggrang sebelumya ? Kini saya akan men-share sebuah naskah drama Roro Jonggrang lagi, namun dalam versi Parodinya. Kalau ngomong paduka kan kayaknya jadul banget nih. Kita kan orang gaul. Makanya untuk menampilkan kesan gaul, jadi saya manggil Padukanya Bos. 5. Bandung Bondowoso Gaul dengkulmu iku.. heh
UnsurDrama seklianjarp blogspot com. Contoh Naskah Drama Monolog 1 Orang Karya Sastra. ISTILAH ISTILAH DALAM DRAMA unniechan1. Naskah Drama “Ibu Bukan Ibumu‚ Joglo Drama Mbah Brata. Contoh Teks Drama 3 Orang. HaryoTeguh Contoh Naskah Drama Singkat 5 orang. CONTOH NASKAH DRAMA MONOLOG Belajar Dan Berbagi. TEATER.
CeritaSingkat Roro Jonggrang. Cerita Roro Jonggrang berawal ketika Raja Pengging yang ingin memperluas wilayahnya. Ia memerintahkan puteranya, Bandung Bondowoso dan pasukannya untuk menyerang Prambanan. Setibanya di Prambanan, Bandung Bondowoso langsung menyerbu ke dalam istana. Baca juga: Kisah Roro Jonggrang, Legenda di Balik Candi Prambanan.
naskahdrama Roro Jonggrang (bahasa jawa) Ing sawijine jaman, ing ndesa sing apik urip ana wedokan kang ditinggal karo bojone . Dheweke urip karo anake , sing jenenge Bandung. Bandung: "Bu, nopo ibu mboten kesepian menawi kula lan panjenengan mung manggon teng perkampungan endah niki tiang kaleh mawon." Ibu
RoroJonggrang *di suatu kerajaan, hiduplah sepasang suami istri yang kehidupan sehari-harinya sebagai (apalah gitu). Pada suatu hari, seorang patih dari Kerajaan Pengging datang menemui sepasang suami istri tersebut untuk memberitahu hal penting. (bapake bandung lan ibune bandung lagi lungguh ing ruang tamu) Patih pengging : (thok, thok, thok
candiprambanan roro jonggrang dan bandung. inspirasi suci ariesta cerita rakyat roro jonggrang. pengertian macam macam alur dan contohnya kakak pintar. cerita rakyat nusantara roro jonggrang. cerkak jawa dan unsur intrinsik. cerkak roro jonggrang lan unsur intrinsik dalam bahasa. roro mendut yuni2014 blogspot com. pengertian macam macam alur dan
Disuatuhari hiduplah seorang raja yang sangat kejam yang bernama Bandung Bondowoso, Ia terkenal kekejamannya karena selalu membunuh orang orang yang tidak menuruti perkataannya, selain itu juga Bandung Selalu ingin memperluas daerah kerajaanya, hingga suatu hari ia bertemu dengan wanita cantik yang bernama Roro Jonggrang.
Naskahdrama cerita roro jonggrang dalam bahasa jawa first pour one sachet of pudding powder and ml water into the pan and add 4 teaspoons of sugar. Ratu baka is a famous with a kind hearted and wisdom every people and also citizen love him very much. Selalu menghormati pilihan orang lain. Unknown february 2 2020 at 711 pm. Once upon a time
ZYhuyTA. 0% found this document useful 0 votes60 views6 pagesOriginal TitleNASKAH DRAMA RORO JONGGRANGCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes60 views6 pagesNaskah Drama Roro JonggrangOriginal TitleNASKAH DRAMA RORO JONGGRANGJump to Page You are on page 1of 6 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
0% found this document useful 0 votes204 views11 pagesCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes204 views11 pagesNaskah Drama Roro JonggrangJump to Page You are on page 1of 11 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 10 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
RARA JONGGRANG Disebuah desa yang indah hiduplah seorang wanita bersama anaknya yang bernama Bandung Bondowoso. Mereka tinggal dengan damai, hingga pada suatu saat ketika mereka sedang asyik bercerita Bandung Bondowoso menanyakan suatu hal kepada ibunda tercintanya Bandung Bu, apa ibu tidak kesepian jika kita tinggal hanya berdua saja di perkampungan yang indah ini. Ibu Kesepian ngopo to le?Ibu wis seneng ana kowe nang kene. Kita sudah hidup berkecukupan, bahagia tanpa ada yang mengganggu, mau minta yang bagaimana lagi ibu ini. Bandung Ya mungkin saja ibu ingin mempunyai suami lagi di luar sana. Ibu masih cantik, pasti akan banyak orang yang mau menikah sama ibu. Ibu dengan tersenyum Kowe ki ngomong opo tidak apa-apa hidup menjanda seperti ini. Yang penting ibu punya kamuKatanya sambil membelai rambut putranya. Bandung Lho, saestu Bu. Ibu kan perlu pendamping hidup. Ibu Pendamping hidup? Sakjane lakyo kowe sing patut tak takoni koyo ngono kuwi anakku. Kowe iku wis gede, moso kowe arep dewean wae. Bandung mesemAh, menawi kula, boten usah di pikir bu. Bu, saktemene kula ajeng tanglet kalih ibu, Nanging kula boten kepenak,Bu. Ibu Kowe arep takon opo?Kok nganggo ora kepenak barang. Aku iki ibumu opo udu. Arep takon opo to Le? Bandung Ngeten lho Bu, saktemene Rama kula menika sinten? Ngantos sakniki kok kula taksih bingung. Ibu bingung mau menjawab apa, matanya dialihkan jauh ke sawah-sawah di depan rumahnya. Bandung Bo,kok mendel mawon? Wonten penggalih menopo to bu? Ibu Anakku Bandung katanya sambil mendekatkan duduknya. Sajake iki wetu sing pantes. Kowe saiki wis gede, ora wedi cerita karo kowe. Ibu reti,kowe mesti iso ngerteni iki. BandungAna apa,Bu? Ibu Bapakmu kuwi sakjane bangsawan ong tlatah adoh kono. Bandung Jadi bapakku masih hidup ibu? Ibu Yen kowe pancen pengen nemoni Ramamu, yo ora opo-opo. Golekana Ramamu kuwi,nanging ibu mung iso pesen. Dengarkanlah pesan-pesan ibu ini. Bandung Iya, Bu. Ibu Ibu mung iso dongakake apa sing kowe karepake bakal tok temu. Kalau kau sudah menemuka Ramamu, segeralah mencium telapak kakinya sebagai tanda penghormatan. Di dunia luar sana, pasti akan banyak orang-orang asing yang akan kamu temui, dan mereka pasti punya kehendak masing-masing. Kau ini seorang ksatria, berbuatlah layaknya seorang ksatria. Hadapi semua masalah yang menghadang dengan kepala dingin. Ojo seneng adu otot, iku ora apik anakku. Ojo waton tumindak ing kono, ora liyo kanggo njaga keslametanmu dhewe. Bandung Inggih,Bu. Ibu Lan siji meneh amanatku kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil sebuah selendang bewarna merah.Perlihatkanlah benda ini pada Ramamu agar dia percaya bahwa kau anaknya. Bandung Terima kasih, Ibu. Bu, nanging kepripun ibu menawi kula mengembara. Menapa ibu aman gesang piyambakan ing bumi ingkang boten temtu niki sambil menengadahkan tangannya tanda menyamakan keluasan bumi ini. Ibu Ibu ora bakal keno opo-opo. Ibu mung iso nyangoni slamet yo anakku sing tak tresnani. Kemudian Bandung pergi berkelana. Dia berjalan melewati lembah, hutan, sungai dan bentang alam lainnya. Dalam perjalanan itu, dia berhasil menakhukkan makhluk-makhluk ghaib dan sekarang menjadi budak-budaknya. Setelah lama berkelana, dia sampai di kerajaan pengging dan menjadi raja di sana. Karena ingin memperluas daerah kekuasaan bandung Bondowoso ingin mempersatukan kerajaan Pengging dengan Kerajaan Prambanan. Kerajaan Prambanan dipimpin seorang raksasa yang bernama Prabu Boko. Mendengar Kerajaannya ingin direbut oleh penguasa lain, Prabu Boko tidak tinggal diam. Dia menyiapkan bala tentara dan bekal makanan untuk melawan kerajaan Pengging. Prabu Boko Hei Bandung Bondowoso!Jika kau ingin menguasai Prambanan, tidak semudah itu kau mendapatkannya. Kerajaan Prambanan adalah kerajaan yang besar. Dan aku tidak sudi kau memporak-porandakan rakyatku yang sudah tentram dan damai! Bandung Hahaha…Ya. Kerajaan Prambanan adalah kerajaan yang besar dan sebentar lagi akulah yang akan menguasainya. Hahahah.. Prabu Boko Cuihmeludah! Jika kau memang mampu, langkahilah dulu mayatku! Bandung Aku melangkahi mayatmu!Hahahaha… Jangankan melangkahi mayatmu, menguras samudra pun aku bisa! Prabu Boko Dasar wong kumalungkung! Ayo lawan aku! Kemudian mereka berperang besar-besaran di Kerajaan Pengging. Tapi dipeperangan itu prabu Boko tertusuk oleh keris milik Bandung Bondowoso. Mengetahui Prabu Boko gugur di medan perang, Patih Gupala kembali ke Kerajaan Prambanan dan melaporkan kejadian itu kepada Roro Jongrang. Patih Gupala Nyuwun sewu Putri. Jonggrang Ana apa Patih. Kok njenengan wis bali saka peperangan, ana ngendi Ramaku? Patih Gupala menundukkan kepala dan menyembah Nyuwun sewu Roro. berpikir-pikirPrabu Boko… Jonggrang Rama!?Ana apa karo Rama?Opo panjenengan duwe kabar sing ora ke penak Patih? Patih Gupala Inggih Roro. Jonggrang Ana ngendi Ramaku? bingung dan hampir menangis. Cerita karo aku Patih..pundi ramaku? Patih Gupala Prabu Boko gugur ing peperangan menika, Roro. Jonggrang HA? Apa bener ngendikanmu kuwi. Opo panjenengan boten Goroh Patih? Prabu Gupala Saestu Rara. Kula ingkang ngertosi piyambak, Bandung Bondowoso nusukkaken kerisipun. Jonggrang Rama…menangis Wektu nangis iku Bandung Bondowoso teka ing ngarepe Rara Jonggrang. Bandung banjur mikir-mikir, sapa Ratu ayu ing ngarepe iku? Apa selire Prabu Baka sing dak pateni mau? Bandung berjalan mendekati Roro. Kena apa kowe duka cah ayu? Jonggrang Sapa kowe wani teka ing kerajaan iki? Bandung Hahaha…Sopo aku? Opo kowe ora ngenali aku, raja ing Kerajaan Pengging, lan saiki sing duweni kerajaan sing gede iki dengan menelentangkan tangannya dengan sombong, kemudian menurunkannya lagi dan berjalan memutari Jonggrang.Aku Bandung Bondowoso sing duweni kerajaan iki. Hahaha.. Ayu tenan kowe Apa kowe gelem dak dadekake bojoku! Roro Jonggrang bingung are menehi jawaban apa. Bandung iku wong sing mungkin aku wani nolak. Nanging atiku ora tresna. Kenal wae durung, kok njaluk aku dadi bojone. Penak tenan. Saya maneh, uwong iki sing gawe aku kelangan Rama tercintaku. Bandung Alah..terima sajalah..Aku tidak jelek-jelek amat. Aku ngganteng kok. Kena apa kowe ora gelem? Opo kowe isin karo aku?Hem?karo nggoda sing arep aku mumet. Jonggrang banjur mikir-mikir. Jonggrang Ngene wae, yen kowe pancen pengen duweni aku, syarate sitik wae. Buatkan aku seribu candi dalam 1 malam. Yen kowe kasil, aku gelem tok pek bojo. Bandung Weh..weh..weh..Wah, kowe ki dagelan tenan kok!!Sewu candi wektu sewengni?10 candi wae, apa mending kowe njaluk syarat liyane n arsietwae. Sekarepmulah..Moso kon gawe 1000 tok nggo ngopo candi iku. Jonggrang Kula tetep pengen digawekke sewu candi. Itu kemauanku. Buktikanlah bila kau cinta aku Bandung.. Bandung Wis, sakiki ngene wae. Pase,njalukmu piro? Jonggrang Aku nyuwun sewu candi!! karo arep nglungani Bandung Y owes..yo wes..Aja mutung to! Kanggo buktekake cintaku padamu, akan ku buatkan seribu candi khusus untuk cintaku ini. katanya sambil memegang dada tanda berjanji Akhirnya, setelah dipikir-pikir, Bandung Bondowoso akan menyuruh para Jin yang telah ditakhukkannya untuk membantunya. Waktu malam yang sudah ditentukan, bandung Bondowoso dan arsitek andalannya membuat kerangka bentuk candi,kemudian Jin-jin pun mulai membangun candi dengan berbagai ukiran sesuai saran arsitek tadi. Sedangkan di tempat lain Jonggrang sedang kebingungan. Jonggrang Kepiye iki, apa Bandung bisa gawe candi okehe semono. Dayang La kepripun to Putri. Bandung menika lak nggeh tiyang sekti to Putri, miterat pamikir kula, kok panyuwun panjenengan, bisa di tepati. La wong samenika taksih jam kalih,anggenipun bangun candi sampun badhe kelar to Putri. Jonggrang La terus apa yang harus aku lakukan. Aku tidak mau menikah dengannya. Sudah mukanya tidak ada bagusnya. Ih..pokoknya aku jijik sama dia. Dayang Lajeng kepripun? Jonggrang mondar-mandir di dalam kamarnya. Jonggrang Wis, saiki ngene wae. Dayang, tolong bangunkan semua rakyat Prambanan, suruh para perempuan menumbuk padi, dan baker juga jerami yang ada di dekat kandang ayam. Kita buat suasana malam ini seakan pagi sudah tiba. Dengan begitu jin-jin yang sedang bekerja akan mengira kalu pagi sudah tiba, mereka pasti akan langsung melarikan diri, dan jangan lupa taburkan bunga-bungaan. Dayang Ide yang bagus,Putri. Dengan begitu, Bandung pasti tidak akan menyelesaikan pekerjaan itu. Jonggrang Iya. Dayang, segeralah bertindak agar kita tidak terlamabat mencegahnya. Dayang Baik Putri. Permisi. Kemudian Dayang menyuruh dayang lainnya untuk membangunkan semua perempuan. Suasana menjadi ramai saat itu. Ayam-ayam berkokok, dan bakaran jerami seolah pengganti bersinarnya matahari di ufuk timur. Jin Wah, teman-teman!Lihat!Matahari sudah bersinar disana!Kita harus segera pergi ini. Kalau tidak, nanti badan kita bisa hangus!Weleh..weleh.. Tapi, bagaimana dengan pekerjaan ini. Candi yang didirikan kurang satu Bandung..apa dia malah enak-enak tidur…Aku harus lapor apa nanti. Ah, mendingan aku pergi saja, masa bodo dengan kerjaanku ini. Ayo teman-teman kita kabur saja! Jin-jin pun berlarian dan meninggalkan pekerjaannya. Tak lama kemudian Bandung Bondowoso datang dengan terkaget-kaget. Malam begitu ramai, matahari sudah terbit, ayam berkokok, para perempuan sudah mulai menumbuk padi dan jin-jinpun menghilang semua. Melihat keadaan itu Bandung sangat murka. Pagi harinya, Bandung mendatangi Jonggrang. Bandung Jonggrang, permintaanmu sudah ku penuhi, sekarang menikahlah denganku Jonggrang Oh ya?Yang benar? Apa kau sudah berhasil membuatkanku seribucandi? Bandung Tentu saja cintaku, Jonggrang Aku tidak percaya. Bandung Kau tidak percaya? Lihatlah sendiri, hitunglah candi-candi itu. Jonggrang Baik. Tapi ingat janjimu, kalau candi itu kurang dari seribu, berarti kau batal mendapatkan aku, Bandung. Jonggrang menghitung candi-candi itu. Setelah beberapa kali menghitung,Jonggrang berkata. Jonggrang Maaf Bandung, setelah aku hitung, candi yang kau buatkan kurang satu buah. Bandung Hah? Yang benar. Kau pasti salah menghitungnya. Jonggrang Aku sudah beberapa kali menghitung, tapi hasilnya sama. Jumlah candi ini baru 999 buah. Bandung Ya sudahlah, kan Cuma kurang 1 buah saja, sudah ada 999 buah. Nanti akan ku buatkan lagi. Tapi setelah kau mau menikah denganku. Jonggrang Tidak, bukan seperti itu kan! Kau sudah gagal memenuhi janjimu. Jadi pergilah kau dariku. Jangan mendekati aku lagi. Atau aku yang akan pergi. Bandung Ha? Setelah aku membuatkan 999 candi, apakah hanya seperrti ini balasanmu Jonggrang. Jonggrang Iya. Lalu kamu mau apa lagi !!membentakAkuilah kalau kau memang sudah kalah orang jelek! Bandung Jonggrang!! Beraninya kau mengejek aku! Jonggrang Memang begitu kenyataannya kan! Bandung Jonggrang!! Kau sudah membuatku marah!Dari tadi aku sudah mencoba untuk bersabar untuk mendapatkanmu, tapi sia-sia saja pengorbananku ini. Tak apa aku tak mendapatkanmu! Candi ini memang kurang satu, dan sebenarnya yang pantas melengkapinya ya hanya kamu! Jadilah kau candi Jonggrang sebagai hiasan keraajaanku! Jonggrang Aaaaahhh !!!!!!!!!! Tiba-tiba Jonggrang berubah menjadi Patung. TAMAT By Kartika