yangdimiliki anak di rumah -4.3 Gerakan gerakan untuk halus Kognitif : 2.2 Memiliki rasa ingin tahu tentang sesuatu Bahasa : 2.14 Cara berbicara secara santun Sosem : 2.5 Memiliki kebiasaan menyapa guru atau teman Seni : 2.4 Cara merawat kerapian, kebersihan, dan keutuhan benda mainan atau milik pribadinya Maroangin, 04 Agusutus 2020
BentukBentuk Motivasi Belajar di Sekolah Dalam dokumen BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Hakekat Pendidikan Kewarganegaraan 1. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan - HUBUNGAN ANTARA PROSES PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR PPKn DENGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI SEKOLAH ( Studi Deskriptif Kelas XI d (Halaman 40-48)
BelajarBahasa Indonesia tak lengkap rasanya bila tak mengenal jenis majas, Bunda. Majas merupakan salah satu bahan ajar untuk anak Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melansir dari laman Rumah Belajar Kemendikbud, dijelaskan bahwa majas merupakan sebuah istilah dalam bahasa Indonesia untuk gaya bahasa yang membentuk sebuah kalimat. Tujuan majas adalah untuk memberikan kesan dan maksud tersirat dalam kalimat tersebut, Bunda.
Keempat kamu belajar menulis puisi. Puisi bisa berisi curahan hati seorang penulisnya. Kamu bisa saja menu-liskan pengalaman atau perasaanmu dalam bentuk puisi. Membuat puisi akan lebih mudah jika kamu melihat gambar. Karena itu akan memudahkanmu dalam menemukan ide. 46 Bab 3 Pengalamanku Hari Ini Kemampuanku Aku juga ada satu, yaitu menulis
BAHASAINDONESIA TEMA 5 YANG DIKERJAKAN DI RUMAH SELAMA PANDEMI COVID-19 (Pada Siswa Kelas V SD N 02 Sapen Sukoharjo Tahun Pelajaran 2020/2021). Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi bentuk tugas belajar
Belajaryang tekun di sekolah," sahut ibu Rani sambil mengantarkan anaknya sampai di pintu rumah. Rani berlari ke mobil yang telah menjemputnya. Ia sempat menengok ke belakang dan melambaikan tangan ke arah ibunya. Rani menaiki mobil itu dan sejurus kemudian mobil itu pun melaju ke sekolah. Mobil itu adalah mobil orang tua sahabatnya, Lili.
Temanteman bisa menganalisa soal dan jawaban TVRI hari ini tersebut, untuk edisi Jumat 17 Juli 2020 yang kami tampilkan di artikel ini. untuk edisi Jumat 17 Juli 2020 yang kami tampilkan di artikel ini. Sabtu, 27 November 2021; Cari. Network. Tribunnews.com; TribunnewsWiki.com; TribunStyle.com; TribunTravel.com;
H SUMBER BELAJAR - Buku siswa Tematik Terpadu Kurikulum 2013 negaranya bisa tumbuh di Indonesia. Sudah banyak tanaman sayur unggul yang Penilaian pengetahuan yang diberikan berupa tes tulis dalam bentuk lembar penilaian yang diberikan di akhir pembelajaran. No. Mata pelajara n Kompetensi dasar Indikator Bentuk soal Bobot
Anakdapat bersyair Rumahku bahas 3114116. Menstimulasi motorik halus melalui aktivitas menggunting dan menempel. Aktivitas menggunting dan menempel kertas bisa membuat anak-anak sibuk. Benda Hewan dan Tanaman di Sekitarku Sub Tema 2. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya KI 2. Dua judul buku ini adalah Asyik Menempel Stiker Alat
Modelini, berorentasi pada KBM. Strategi pembelajarannya melalui pemilihan dan pemanfaatan metode, media, bahan ajar, serta peran serta pembelajar di lingkungan belajar.Assure model di desain untuk membantu Guru dalam merancang rencana pembelajaran yang terintegrasi dan efektif dengan menggunakan teknologi dan Media dalam kelas.
7hts. 1RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN RPPH PAUD NUSA INDAH TAHUN PELAJARAN 2016/2017 DISUSUN OLEH NAMA GALUH RANA KINANTI NIP ………. 2Model Pembelajaran Kelompok Hari, Tanggal Senin, 22 Agustus 2016 Kelompok / Usia A 4–5 Tahun Tema / Sub Tema Keluarga / Rumahku A. MATERI DALAM KEGIATAN 1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar, 2. Membuat bentuk rumah dari kardus bekas, 3. Menggambar bebas yang bertemakan rumah, 4. Menyebutkan nama huruf depan pada gambar jendela, atap, pintu 5. Menyebutkan posisi orang yang sedang membangun rumah, 6. Tepuk ”Rumah”, dan cerita gambar seri “Orang Membangun Rumah” Tepuk “Rumah” Plok- plok- plok Gali pundasi Plok- plok- plok Pasang dinding Plok- plok- plok Pasang genting Plok- plok- plok Pasang keramik Palok- plok- plok RUMAH Cerita gambar seri “Orang Membangun Rumah” 1. Gambar orang membeli bahan bangunan untuk membangun rumah. 2. Gambar menggali pundasi rumah. 3. Gambar orang membuat/membangun tembok/dinding. 4. Gambar orang memasang genteng. 5. Gambar orang memasang keramik/lantai. 6. Gambaro rang mengecat rumah B. MATERI YANG MASUK DALAM PEMBIASAAN 1. Bersyukur sebagai ciptaan Tuhan 2. Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan dan penjemputan 3. Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP pembukaan 4. Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan sesudah makan. C. ALAT DAN BAHAN 1. Gambar seri orang membangun rumah, 2. Kardus-kardus bekas, buku gambar, crayon, 3. Gambar jendela, atap, pintu, 4. Buku Seri Keluarga halaman 19 D. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan belajar Waktu Sumber Pembukaan 1. Mengurutkan gambar seri “Orang Membangun Rumah” 3Inti 2. Membuat bentuk rumah dari kardus bekas 3. Menggambar bebas yang bertemakan rumah 4. Menyebutkan nama huruf depan pada gambar jendela, atap, pintu 5. Menyebutkan posisi orang yang sedang membangun rumah 60’ Kardus-kardus bekas Buku gambar, crayon Gambar jendela, atap, pintu Buku Seri Keluarga hal 19 Istirahat Cuci tangan, makan, minum 30’ Bekal anak Penutup 6. Bertepuk tangan “Tepuk Rumah” 7. Berjalan jinjit ke belakang di atas garis lurus 30’ Tepuk Rumah Garis lurus E. PENILAIAN 1. Lingkup Perkembangan, STPPA, dan Indikator N o PerkembanganLingkup Perkembangan Anak STPPAStandar Tingkat Pencapaian KD Indikator I Nilai Agama dan Moral 2. Meniru gerakan beribadah. 4. Mengenal perilaku baik/sopan dan buruk. 5. Membiasakan diri berperilaku baik. a. Meniru sikap berdoa b. Meniru gerakan sembahyang c. Bersikap ramah d. Mau bekerja/bermain dengan teman II Fisik Motorik Melakukan gerakan antisipasi Mengekspresikan diri dengan berkarya seni menggunakan berbagai media. a. Berjalan berjinjit b. Menggambar bebas III Kognitif Menggunakan benda-benda sebagai permainan simbolik kursi sebagai mobil. Mengenal lambang huruf. a. Mempergunakan barang bekas sebagai barang jualan b. Menyebutkan nama huruf depan pada kata nama suatu benda IV Bahasa Mengungkapkan perasaan dengan kata sifat baik, senang, nakal, pelit, baik hati, berani, baik, jelek, dsb.. Menyebutkan kata-kata yang dikenal. Menceritakan kembali cerita/ dongeng yang pernah didengar. a. Menceritakan pengalamannya sendirib. Menyebutkan posisi / keterangan tempat Misalnya di luar, di dalam, di atas di bawah, di depan, dibelakang, di kiri, di kanan dsb c. Mengurutkan gambar seri 3-4 gambar V Sosial Emosional Mau berbagi, menolong, dan membantu teman. Menaati aturan yang berlaku dalam suatu permainan. a. Mau mengambilkan sesuatu untuk kepentingan teman b. Bermain sesuai dengan prosedur VI Seni Mengekspresikan gerakan dengan irama yang bervariasi a. Melakukan tepuk dengan irama yangbervariasi bersama dengan teman 2. Teknik Penilaian a Catatan hasil karya b Catatan anekdot, dan c Skala capaian perkembangan rating scale 4Model Pembelajaran Kelompok Hari, Tanggal Selasa, 23 Agustus 2016 Kelompok / Usia A 4–5 Tahun Tema / Sub Tema Keluarga / Rumahku A. MATERI DALAM KEGIATAN 1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar, 2. Mempergunakan meja untu bermain petak umpet di rumah, 3. Merobek kertas untuk membuat bentuk rumah, 4. Menyebut nama benda yang memiliki tulisan jendela, pintu, pagar, atap. 5. Meniru garis miring “bentuk pagar” 6. Menyusun bentuk geometri dengan pola AB-AB 7. Tepuk “Rumah”, sajak “Rumahku”, dan cerita “Rumah Vino Baru” Tepuk “Rumah” Plok- plok- plok Gali pundasi Plok- plok- plok Pasang dinding Plok- plok- plok Pasang genting Plok- plok- plok Pasang keramik Palok- plok- plok RUMAH Sajak “Rumahku” Aku punya rumah baru Dindingnya berwarna abu-abu Tiap hari dibersihkan dan disapu Kusenang tinggal di rumahku Terima kasih ya Tuhanku Engkau sudah baik kepadaku Cerita “Rumah Vino Baru” Rumah tinggal di rumah yang masih kontrak. Suatu hari ayah ibunya membeli rumah baru. Rumah Vino bercat biru. Rumah Vino tidak terlalu besar, tetapi rapi. Hari Minggu Vino dan keluarga pindah di rumah yang baru. Keluarga Vino sibuk merapikan barang di rumah baru. Vino dan keluarganya amat bersyukur kepada Tuhan atas rumah barunya B. MATERI YANG MASUK DALAM PEMBIASAAN 1. Bersyukur sebagai ciptaan Tuhan 2. Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan kedatangan anak dan penjemputan 3. Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP pembukaan 4. Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan sesudah makan. C. ALAT DAN BAHAN 1. Meja, 2. Kertas berwarna, lem kertas 3. Bentuk pagar di papan tulis 4. Balok mainan dengan bentuk-bentuk geometri 5. Buku Seri Keluarga halaman 20 D. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan belajar Waktu Sumber Pembukaan 1. Bercerita “Rumah Vino Baru” 30’ Cerita Rumah Vino Baru Inti 2. Mempergunakan meja untu bermain petak umpet di rumah 3. Merobek kertas untuk membuat bentuk rumah 4. Menyebut nama benda yang memiliki tulisan jendela, pintu, pagar, atap. 60’ Meja 55. Meniru garis miring “bentuk pagar” 6. Menyusun bentuk geometri dengan pola AB-AB Bentuk pagar di papan tulis Bentuk-bentuk geometri Istirahat Cuci tangan, makan, minum 30’ Bekal anak Penutup 7. Bertepuk tangan ”Tepuk Rumah” 8. Mengucap sajak “Rumahku” 30’ Tepuk Rumah Sajak Rumahku E. PENILAIAN 1. Lingkup Perkembangan, STPPA, dan Indikator N o PerkembanganLingkup Perkembangan Anak STPPAStandar Tingkat Pencapaian KD Indikator I Nilai Agama dan Moral 2. Meniru gerakan beribadah.. 4. Mengenal perilaku baik/sopan dan buruk. 5. Membiasakan diri berperilaku baik. a. Meniru sikap berdoa b. Meniru gerakan sembahyang c. Bersikap ramah d. Mau bekerja/bermain dengan teman II Fisik Motorik Membuat garis vertikal, horizontal, lengkung kiri/ kanan, miring kiri/kanan, dan lingkaran Mengkoordinasikan mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit. a. Meniru lengkung kiri/kanan, miring kiri/kanan b. Merobek III Kognitif Menggunakan benda-benda sebagai permainan simbolik kursi sebagai mobil. Mengenal pola misal, AB-AB dan ABC-ABC dan mengulanginya a. Mempergunakan meja sebagai mainan rumah b. Melengkapi susunan bentuk geometri dengan pola AB – AB IV Bahasa Mengenal simbol-simbol. a. Menyebutkan nama benda yang memiliki tulisan nama benda V Sosial Emosional Mau berbagi, menolong, dan membantu teman. Menaati aturan yang berlaku dalam suatu permainan. a. Mau mengambilkan sesuatu untuk kepentingan teman b. Bermain sesuai dengan prosedur VI Seni Membentuk berdasarkan objek yang dilihatnya mis. dengan plastisin, tanah liat a. Menampil kan karya seni sederhana membuat bentuk rumah dari kertas robekan 2. Teknik Penilaian a Catatan hasil karya b Catatan anekdot, dan c Skala capaian perkembangan rating scale 6HARI 3 Model Pembelajaran Kelompok Hari, Tanggal Rabu, 24 Agustus 2016 Kelompok / Usia A 4–5 Tahun Tema / Sub Tema Keluarga / Rumahku A. MATERI DALAM KEGIATAN 1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar, 2. Mencoba dan menceritakan jika warna dicampur untuk mewarnai gambar rumah 3. Membedakan berat ringan dari pot, bunga, meja anak, kursi anak 4. Menyebut nama benda yang memiliki tulisan nama lemari, kulkas, pot bunga, sofa, pagar 5. Cerita “Bunga Mawar Menghiasi Rumah Indi” Cerita “Bunga Mawar Menghiasi Rumah Indi” Rumah keluarga Indi bercat merah jambu Rumahnya bersih dan asri. Setiap hari dibersihkan dan disapu selalu. Halaman rumah Indi cukup luas. Halaman rumahnya ditanami berbagai tanaman bunga. Bunga mawar banyak tumbuh menghiasi halaman rumah Indi. Setiap hari tanaman tersebut disiram dan dirawat. Rumah Indi semakin terlihat asri karena dihiasi bunga-bunga mawar. Banyak orang senang memandang rumah Indi. B. MATERI YANG MASUK DALAM PEMBIASAAN 1. Bersyukur sebagai ciptaan Tuhan 2. Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan dan penjemputan 3. Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP pembukaan 4. Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan sesudah makan. C. ALAT DAN BAHAN 1. Lego, 2. Cat air dengan bernagai warna 3. Pot, bunga, kursi anak, meja anak 4. Buku Seri Keluarga hal 21 D. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan belajar Waktu Sumber Pembukaan 1. Menjawab pertanyaan macam-macam barang yang ada di rumah 30’ Nama barang yang ada di rumah Inti 2. Mencoba dan menceritakan jika warna dicampur untuk mewarnai gambar rumah 3. Membedakan berat ringan dari pot, bunga, meja anak, kursi anak 4. Menyebut nama benda yang memiliki tulisan nama lemari, kulkas, pot bunga, sofa, pagar 60’ Cat air dengan bernagai warna Pot, bunga, kursi anak, meja anak 7Istirahat 5. Cuci tangan, makan, minum 30’ Bekal anak Penutup 6. Membuat bentuk rumah dari lego 7. Mendengarkan ceritab”Bunga Mawar Menghiasi Depan Rumah Indi” 30’ Lego Cerita Bunga Mawar Menghiasi Rumah Indi” E. PENILAIAN 1. Lingkup Perkembangan, STPPA, dan Indikator N o PerkembanganLingkup Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak STPPA KD Indikator I Nilai Agama dan Moral 2. Meniru gerakan beribadah. 4. Mengenal perilaku baik/sopan dan buruk. 5. Membiasakan diri berperilaku baik. a. Meniru sikap berdoa b. Meniru gerakan sembahyang c. Bersikap ramah d. Mau bekerja/bermain dengan teman II Fisik Motorik Melakukan gerakan manipulatif untuk menghasilkan suatu bentuk dengan menggunakan berbagai media. a. Membuat berbagai bentuk menggunakan lego III Kognitif Mengkreasikan sesuatu sesuai dengan idenya sendiri yang terkait dengan berbagai pemecahan masalah Mengklasifikasikan benda berdasarkan bentuk atau warna atau ukuran. a. Mencoba menceritakan apa yang terjadi jika warna dicampur b. Membedakan kasar-halus, berat-ringan, panjang- pendek, jauh-dekat, banyak- sedikit, sama- tidak sama. IV Bahasa Mengutarakan pendapat kepada orang lain. Mengenal simbol-simbol. a. Berani menjawab pertanyaan b. menyebutkan nama benda yang memiliki tulisan nama benda V Sosial Emosional Mau berbagi, menolong, dan membantu teman. Menaati aturan yang berlaku dalam suatu permainan. a. Mau mengambilkan sesuatu untuk kepentingan teman b. Bermain sesuai dengan prosedur VI Seni Senang mendengarkan berbagai macam musik atau lagu kesukaannya a. Menyanyikan lagu sesuai dengan tema hari itu b. Bermain perkusi menggunakan alat perkusi sederhana 2. Teknik Penilaian a Catatan hasil karya b Catatan anekdot, dan c Skala capaian perkembangan rating scale 8Model Pembelajaran Kelompok Hari, Tanggal Kamis, 25 Agustus 2016 Kelompok / Usia A 4–5 Tahun Tema / Sub Tema Keluarga / Rumahku A. MATERI DALAM KEGIATAN 1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar, 2. Memasangkan ruangan di rumah dengan kegunaannya 3. Meniru lambang bilangan 2 4. Menyebut nama benda yang memiliki tulisan piring, sendok, garpu 5. Tepuk “Makan” Tepuk “Makan” Plok- plok- plok Ambil piring Plok- plok- plok Ambil nasi Plok- plok- plok Ambil sayur Plok- plok- plok Ambil lauk Plok- plok- plok Berdoa Plok- plok- plok MAKAN B. MATERI YANG MASUK DALAM PEMBIASAAN 1. Bersyukur sebagai ciptaan Tuhan 2. Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan dan penjemputan 3. Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP pembukaan 4. Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan sesudah makan. C. ALAT DAN BAHAN 1. Buku tulis, pensil 2. Lambang bilangan 2 3. Gambar yang memiliki tulisan piring, sendok, garpu 4. Buku Seri Keluarga halaman 22 D. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan belajar Waktu Sumber Pembukaan 1. Tanya jawab tentang nama benda yang terdapat di dapur 30’ Nama benda yang terdapat di dapur Inti 2. Memasangkan ruangan di rumah dengan kegunaannya 3. Meniru lambang bilangan 2 4. Menyebut nama benda yang memiliki 60’ Buku Seri Keluarga hal 22 Buku tulis, pensil 9tulisan piring, sendok, garpu tulisan piring, sendok, garpu Istirahat Cuci tangan, makan, minum 30’ Bekal anak Penutup 5. Bertepuk tangan ”Tepuk Makan” 6. Menggerakkan kepala, tangan, kaki 30’ Tepuk makan Gerakan anak E. PENILAIAN 1. Lingkup Perkembangan, STPPA, dan Indikator N o PerkembanganLingkup Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak STPPA KD Indikator I Nilai Agama dan Moral 2. Meniru gerakan beribadah. 4. Mengenal perilaku baik/sopan dan buruk. 5. Membiasakan diri berperilaku baik. a. Meniru sikap berdoa b. Meniru gerakan sembahyang c. Bersikap ramah d. Mau bekerja/bermain dengan teman II Fisik Motorik Mengekspresikan diri dengan berkarya seni menggunakan berbagai media. a. Menggerakan kepala, tangan atau kaki sesuai dengan iringan musik/ritmik III Kognitif Mengklasifikasikan benda ke dalam kelompok yang sama atau kelompok yang sejenis atau kelompok yang berpasangan dengan 2 variasi Mengenal lambang bilangan. a. Memasangkan benda dengan pasangannya ruangan dengan kegunaannya b. Meniru lambang bilangan 1 – 10 IV Bahasa Mengenal simbol-simbol. a. Menyebutkan nama benda yang memiliki tulisan nama benda V Sosial Emosional Mau berbagi, menolong, dan membantu teman. Menaati aturan yang berlaku dalam suatu permainan. a. Mau mengambilkan sesuatu untuk kepentingan teman b. Bermain sesuai dengan prosedur VI Seni Mengekspresikan gerakan dengan irama yang bervariasi a. Melakukan tepuk mengikuti irama bersama teman dengan penuh ekspresi 2. Teknik Penilaian a Catatan hasil karya b Catatan anekdot, dan c Skala capaian perkembangan rating scale 10Model Pembelajaran Kelompok Hari, Tanggal Jumat, 26 Agustus 2016 Kelompok / Usia A 4–5 Tahun Tema / Sub Tema Keluarga / Rumahku A. MATERI DALAM KEGIATAN 1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar, 2. Meniru garis dengan cara menebalkan garis lengkung,miring pada bentuk rumah, 3. Mencoba dan menceritakan jika pewarna dicampur untuk mewarnai gambar rumah, 4. Menyebut nama huruf depan pada gambar pohon, pagar, tembok, genting 5. Lagu “Rumahku”, Lagu “Rumahku” Rumahku ada satu Dindingnya bercat biru Kubersihkan selalu Nyaman senang hatik B. MATERI YANG MASUK DALAM PEMBIASAAN 1. Bersyukur sebagai ciptaan Tuhan 2. Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan dan penjemputan 3. Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP pembukaan 4. Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan sesudah makan. C. ALAT DAN BAHAN Pewarna, Gambar yang ada tulisannya pohon, pagar, tembok, genting Papan untuk bergantung, Buku Seri Keluarga halaman 23 D. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan belajar Waktu Sumber Pembukaan 1. Menyanyi lagu ”Rumahku” 30’ Lagu Rumahku Inti 2. Meniru garis dengan cara menebalkan garis lengkung,miring pada bentuk rumah 3. Mencoba dan menceritakan jika pewarna dicampur untuk mewarnai gambar rumah 4. Menyebut nama huruf depan pada gambar pohon, pagar, tembok, genting 60’ Buku Seri Keluarga hal 23 Pewarna Gambar yang ada tulisannya pohon, pagar, tembok, genting Istirahat Cuci tangan, makan, minum 30’ Bekal anak Penutup 5. Tanya jawab “bagian-bagian rumah” 6. Menggantung pada papan bergantung 30’ Nama bagian-bagian rumah 11E. PENILAIAN 1. Lingkup Perkembangan, STPPA, dan Indikator N o PerkembanganLingkup Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak STPPA KD Indikator I Nilai Agama dan Moral 2. Meniru gerakan beribadah. 4. Mengenal perilaku baik/sopan dan buruk. 5. Membiasakan diri berperilaku baik. a. Meniru sikap berdoa b. Meniru gerakan sembahyang c. Bersikap ramah d. Mau bekerja/bermain dengan teman II Fisik Motorik Melakukan gerakan menggantung bergelayut. Membuat garis vertikal, horizontal, lengkung kiri/ kanan, miring kiri/kanan, dan lingkaran a. Menggantung pada bidang horisontal yang lebih tinggi dari kepalanya b. Meniru lengkung kiri/kanan, miring kiri/kanan III Kognitif Mengkreasikan sesuatu sesuai dengan idenya sendiri yang terkait dengan berbagai pemecahan masalah Mengenal lambang huruf. a. Mencoba menceritakan apa yang terjadi jika warna dicampur b. Menyebutkan nama huruf depan pada kata nama suatu benda IV Bahasa Mengutarakan pendapat kepada orang lain. a. Berani menjawab pertanyaan V Sosial Emosional Mau berbagi, menolong, dan membantu teman. Menaati aturan yang berlaku dalam suatu permainan. a. Mau mengambilkan sesuatu untuk kepentingan teman b. Bermain sesuai dengan prosedur VI Seni Senang mendengarkan berbagai macam musik atau lagu kesukaannya Bernyanyi sendiri a. Bernyanyi lagu bersama teman dan bernyanyi sendiri di depan temannya 2. Teknik Penilaian a Catatan hasil karya b Catatan anekdot, dan c Skala capaian perkembangan rating scale 12Model Pembelajaran Kelompok Hari, Tanggal Sabtu, 27 Agustus 2016 Kelompok / Usia A 4–5 Tahun Tema / Sub Tema Keluarga / Rumahku A. MATERI DALAM KEGIATAN 1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar, 2. Mencoba dan menceritakan jika piring, sendok didekatkan magnet, 3. Membilang banyak gambar rumah, 4. Menyebutkan nama benda yang memiliki tulisan rumah, taman, kolam 5. Lagu “Rumahku”, dan tepuk “Rumah” Lagu “Rumahku” Rumahku ada satu Dindingnya bercat biru Kubersihkan selalu Nyaman senang hatiku Tepuk “Rumah” Plok- plok- plok Gali pundasi Plok- plok- plok Pasang dinding Plok- plok- plok Pasang genting Plok- plok- plok Pasang keramik Palok- plok- plok RUMAH B. MATERI YANG MASUK DALAM PEMBIASAAN 1. Bersyukur sebagai ciptaan Tuhan 2. Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan dan penjemputan 3. Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP pembukaan 4. Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan sesudah makan. C. ALAT DAN BAHAN 1. Bola kecil, 2. Piring, sendok, magnet 3. Buku Seri Keluarga hal 24 4. Gambar rumah, taman, kolam yang memiliki tulisan D. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan belajar Waktu Sumber Pembukaan 1. Menyanyi lagu “Rumahku” 30’ Lagu Rumahku Inti 2. Mencoba dan menceritakan jika piring, sendok didekatkan magnet 3. Membilang banyak gambar rumah 4. Menyebutkan nama benda yang memiliki tulisan rumah, taman, kolam 60’ Piring, sendok, magnet Buku Seri Keluarga hal 24 13Istirahat Cuci tangan, makan, minum 30’ Bekal anak Penutup 5. Bertepuk tangan ”Tepuk Rumah” 6. Melempar bola kecil ke atas 30’ Tepuk Rumah Bola kecil E. PENILAIAN 1. Lingkup Perkembangan, STPPA, dan Indikator N o PerkembanganLingkup Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak STPPA KD Indikator I Nilai Agama dan Moral 2. Meniru gerakan beribadah. 4. Mengenal perilaku baik/sopan dan buruk. 5. Membiasakan diri berperilaku baik. a. Meniru sikap berdoa b. Meniru gerakan sembahyang c. Bersikap ramah d. Mau bekerja/bermain dengan teman II Fisik Motorik Melempar sesuatu secara terarah a. Melempar bola kecil ke atas melambung III Kognitif Mengkreasikan sesuatu sesuai dengan idenya sendiri yang terkait dengan berbagai pemecahan masalah Membilang banyak benda satu sampai sepuluh. a. Mencoba menceritakan apa yang terjadi jika benda-benda didekatkan pada magnet b. membilang banyak benda 1 – 10 IV Bahasa Mengenal simbol-simbol. a. menyebutkan nama benda yang memiliki tulisan nama benda V Sosial Emosional Mau berbagi, menolong, dan membantu teman. Menaati aturan yang berlaku dalam suatu permainan. a. Mau mengambilkan sesuatu untuk kepentingan teman b. Bermain sesuai dengan prosedur VI Seni Bernyanyi sendiri Mengekspresikan gerakan dengan irama yang bervariasi a. Menyanyikan sendiri lagu dan melakukan tepuk dihadapan teman-temannya 2. Teknik Penilaian a Catatan hasil karya b Catatan anekdot, dan c Skala capaian perkembangan rating scale Lembar teknik penilaian disajikan pada lembar terpisah. , 2016 Mengetahui, Kepala TK PAUD ... Guru
Kanal Youtube Televisi Edukasi Contoh sikap sopan santun di sekolah – Hari ini, dalam tayangan materi SD kelas 1 – 3 di program Belajar dari Rumah, kita melihat materi tentang sopan santun di sekolah. Apa teman-teman tahu apa saja contoh sikap sopan santun di sekolah? Yuk, kita cari tahu serba-serbi tentang sikap sopan santun di sekolah! Contoh Sikap Sopan Santun di Sekolah Di rumah, pasti teman-teman sudah diajarkan dan dicontohkan tentang sikap sopan santun oleh orang tua, kan? Sikap sopan santun sangat penting sebagai bentuk kita menghormati orang lain. Kali ini, kita belajar mengenai sikap sopan santun di sekolah dari Boni dan teman-temannya, nih. Beberapa contoh sikap sopan santun di sekolah adalah selalu memberi salam jika kita bertemu dengan orang lain, seperti teman-teman, ibu bapak guru, para karyawan di sekolah, dan warga sekolah lainnya. Misalnya, seperti teman Boni yang bernama Nina. Sebelum berangkat Nina berpamitan pada orang tuanya. Itu adalah sikap sopan santun pada orang tua di rumah. Nina juga menerapkannya di sekolah, lo. Baca Juga Simak Penjelasan tentang Proses Pertumbuhan pada Tumbuhan di Video Ini Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
Memiliki anak yang mengerti sopan santun adalah impian setiap orang tua. Berikut ini rangkuman cara terbaik menanamkan sopan santun pada perilaku anak! Sopan Santun – Karakter baik tidak dijamin oleh kepintaran seseorang. Etika dan budi pekerti lahir dari kebiasaan dan budaya di sekitar anak tumbuh dan berkembang. Peranan orang tua sangat penting untuk membentuk karakter terutama untuk sopan santun. Keluarga adalah tempat paling utama untuk pendidikan sopan santun pada anak. Namun saat ini, sikap sopan santun pada anak-anak semakin berkurang. Orang tua harus sejak dini mulai mengajarkan sopan santun kepada anak karena kebiasaan ini memerlukan waktu yang cukup lama. Kamu sebagai orang tua harus memberikan contoh dan menjadi teladan sehingga anak menganggap serius hal tersebut. Lantas, bagaimana cara mengajarkan anak sikap sopan santun? Ini dia 10 cara mendidik anak tentang sikap sopan santun! Yuk, disimak para bunda! Baca Juga 10 Tips Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak untuk Masa Depan Cerah 1. Mulai dari Sekarang Sumber Gambar Tru Health Medicine Sebagai orang tua, kamu harus paham dan mengerti kalau pendidikan karakter harus dimulai sedini mungkin. Umur 1-3 tahun adalah waktu yang tepat sehingga anak akan mengingatnya dengan baik. Pada-pada usia tersebut, kamu bisa mengajari anak cara bersalaman, meminta izin, dan cara duduk yang benar. Jangan menunggu ketika anak sudah besar dan menyerahkan tanggung jawab kepada pihak sekolah. Pembelajaran sopan santun harus dilakukan secara bertahap dan merupakan tanggung jawabmu sebagai orang tua. 2. Jadilah Contoh yang Baik Sumber Gambar Mom Blog Society Mengajarkan anak sopan santun akan sia-sia bila kamu tidak mencontohkan kepada mereka dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan karakter yang sesuai norma sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Dengan mencontohkan perilaku sopan dan santun, anak akan lebih mudah mencerna dan menirunya. Jadi, mulailah mengajarkan dan mencontohkan pada anak apa itu sikap sopan santun karena cara terbaik adalah melalui contoh bukan nasihat. 3. Terima Kasih, Tolong dan Maaf Sumber Gambar Indy’s Child Tiga hal sederhana yang harus kamu ingat untuk mengajarkan sopan santun pada anak adalah untuk mengucapkan terima kasih, tolong, dan maaf. Ajari anak untuk mengucapkan kata “tolong” saat meminta bantuan, mengucapkan “terima kasih” setelah dibantu, dan ucapkan “maaf” saat melakukan kesalahan. Selain itu, kamu juga bisa mengajarkan kata-kata lain seperti permisi, ucapan salam, dan lainnya. Ingat juga untuk memberi contoh sehingga anak bisa meresapi kebiasaan tersebut. 4. Konsisten Sumber Gambar Let Grow Dalam mengajarkan sopan santun, bunda tak bisa melakukannya dengan instan. Perlu proses dan ketekunan, sehingga benar-benar dipahami oleh anak. Jangan pernah lelah untuk mengingatkan anak tentang perilaku-perilaku yang mencirikan sopan santun. Anak mungkin lupa tentang tata krama yang benar, namun kamu bisa mengingatkan mereka dengan sabar. Selain itu, janganlah mentolerir sikap anak yang tidak sesuai. Terlalu sering memaklumi sikap mereka akan membuatmu terlihat tidak konsisten. 5. Apresiasi yang Sesuai Sumber Gambar Fit Kids Weight Loss Program Ketika apa yang kamu ajarkan perihal sopan santun bisa diterapkan oleh anak dengan baik, berikanlah mereka pujian. Bisa berupa hadiah makanan atau minuman kesukaannya. Namun, jangan berlebihan saat memberikan ujian karena membuat anak berlaku sopan untuk hadiah bukan karena menyadari manfaatnya. Hal sebaliknya bila anak tidak melakukan sopan santun yang telah kita ajarkan, berikan mereka teguran sehingga menyadari kesalahannya. Jadilah orang tua yang adil. Apresiasi tidak hanya berupa pujian namun juga teguran bila anak melakukan kesalahan. Anak tetap fokus belajar di malam hari dengan lampu belajar berkualitas! Baca Juga Ingin Anak Cerdas? Dukung Nutrisinya dengan 9 Makanan Perangsang Otak Ini! 6. Perhatian Memberikan perhatian serta respon pada anak dapat mendekatkan kalian. Karena bisa saja, anak berperilaku tidak sopan hanya untuk mencari perhatian orangtuanya. Selagi kamu ada di rumah, luangkan lah waktu untuk bermain bersama anak. Sebagai orang tua, sudah menjadi kewajiban untuk berkomunikasi dengan anak sesibuk apapun kamu. 7. Ajarkan sambil Bermain Cara yang lebih kreatif dalam mengajarkan sopan santun adalah dengan bermain peran. Selain santai, anak pun bisa lebih menikmati ajaran-ajaran yang kamu berikan. Kamu bisa melatih anak tentang sikap sopan santun sesuai peran yang kamu mainkan. Dalam permainan ini, kamu bisa selipkan cara-cara menyapa orang, bersikap pada orang yang lebih tua, atau menghargai pendapat orang lain. Selain itu, kamu juga bisa memberikan pujian ketika mereka berperilaku baik selama permainan ini. Tunjukkan pula kalau kamu sangat menghargai sikap mereka yang baik dan sopan. Dengan metode ini, bunda bisa mengajari anak dengan santai amun efektif. 8. Ajarkan dengan Cerita Anak kecil sangat suka dengan cerita atau dongeng. Kamu bisa memanfaatkan situasi untuk mengajari mereka sambil membacakan dongeng. Pilihlah dongeng atau ceirta yang mengandung unsur-unsur budaya serta norma-norma sosial. Bila pesan yang ingin kamu sampaikan lebih menjurus, kamu bisa gunakan imajinasi dan memasukkan nilai-nilai sopan santun dalam dongeng untuk anak. 9. Memberi Koreksi bukan Memaki Selama proses belajar, tentu anak akan sering melakukan kesalahan. Dalam keadaan ini, janganlah sekali-kali kamu memaki mereka. Memberikan teguran itu wajar namun bukan berarti memarahi mereka secara berlebihan. Jangan buat mereka berperilaku sopan karena takut padamu sebagai orang tua. Berikanlah rasa nyaman dan berikan teguran sewajarnya. Kamu tentu tidak ingin dibenci anakmu, kan? 10. Kenalkan Nilai Agama Ajaran-ajaran agama adalah ajaran yang sesuai norma dan pasti dapat diterima oleh masyarakat. Melalui pendidikan agama yang mulai kamu kenalkan sejak dini pada akan membantu memunculkan perilaku yang baik dan santun. Nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran agama sangat penting untuk menumbuhkan karakter dan kedewasaan anak ketika ia besar nanti. Baca Juga 7 Tips dan Cara Mengajarkan Anak Berpuasa Sejak Dini Itu dia Toppers beberapa cara jitu dalam mendidik dan mengajarkan anak sikap sopan santun. Sebagai orang tua, adalah kewajiban untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada anak sehingga mereka memiliki karakter yang baik dan terima oleh masyarakat. Semoga artikel ini bermanfaat untukmu, ya! Jangan lupa juga untuk mengunjungi Tokopedia untuk memenuhi berbagai kebutuhan anak dengan harga terbaik! Temukan semua kebutuhan ibu dan anak terlengkap dengan harga termurah di sini!