Backup adalah memindahkan atau menyalin kumpulan informasi (data) yang tersimpan di dalam hardisk komputer yang biasanya dilakukan dari satu lokasi/perangkat ke lokasi/perangkat lain. Data atau kumpulan informasi tersebut bisa berupa file dokumen, gambar, video, audio, system windows, driver, atau software/program tertentu. Apa itu Restore? Apa itu Backup? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, backup adalah proses menduplikasi atau menyalin data/file dari sebuah perangkat ke penyimpanan sekunder. Backup memiliki dua tujuan utama, yaitu digunakan untuk mengembalikan data yang rusak atau hilang, serta mengembalikan data ke tanggal tertentu sesuai tanggal backup yang dilakukan. Dalam proses backup, data dapat disimpan dalam format apa adanya atau dapat pula dilakukan manipulasi untuk optimasi backup itu sendiri. Dua proses manipulasi yang biasa dilakukan adalah kompresi dan enkripsi. Restore . Restore dan recovery adalah proses penting setelah backup. Backup akan menjadi sia-sia bila proses pengembalian dan Recovery data juga dapat memulihkan berbagai data yang ada di media penyimpanan seperti hardisk, flashdisk, memory card, kamera digital dan lain-lainnya. Perbedaan Backup Restore dengan Recovery. Sebelumnya juga telah dijelaskan bahwa recovery ini hampir sama dengan backup dan restore. Apa itu Backup Data? Backup data adalah sebuah proses menyalin data fisik atau file ke penyimpanan sekunder, seperti flashdisk, hardisk eksternal, sistem cloud atau media lainnya, hal ini mengantisipasi apabila data primer mengalami kerusakan atau hilang. Baca Juga : Lindungi Data Perusahaan Anda Dengan Teknologi Backup Berbasis Cloud Kesimpulan. Proses restore backup adalah langkah penting yang harus dilakukan dalam menjaga keberlangsungan bisnis dan melindungi data yang berharga. Dengan melakukan restore backup, Anda dapat memulihkan data yang hilang atau rusak akibat kesalahan manusia, serangan malware, atau kegagalan sistem. URlZ.